Halaqah 04 ~ Pengantar Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam Bagian 4 | HSI NI.1. Halaqah yang ke-4, Penjelasan Kitab Nawaqidhul Islam karangan Asy-Syaikh Muhammad Ibnu Abdul Wahab at Tamimi rahimahullah. Mempelajari Nawaqidhul Islam adalah perkara yang sangat penting. كَانَ أصحاب رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ
Halaqah yang ke tujuh dari Silsilah Ilmiyyah Sirah Nabawiyah Adalah ”kelahiran Nabi shallallāhu ’alayhi wa sallam dan Keluarga Beliau”. Rasulullãh ﷺ dilahirkan di hari Senin, sebagaimana beliau kabarkan di dalam hadits Abu Qatadah Al-Anshari yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bahwasanya beliau ﷺ ditanya tentang berpuasa di hari Senin, maka beliau mengatakan:
Halaqah 10: Bab 01 – Pembahasan Hadits Mu’allaq. Halaqah yang ke- dari Silsilah ‘Ilmiyyah Pembahasan Kitāb Fadhlul Islām yang ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahāb rahimahullāh. Kalau memang – وفيه – sebelumnya adalah kembali kepada al Bukhari maka maksud beliau kembali kepada shahih al Bukhari, meskipun nisbah
Halaqah 28 ~ Hari Kebangkitan | HSI 5.2. Yang dimaksud dengan kebangkitan adalah dikembalikannya arwah kepada jasad, sehingga manusia kembali hidup. Akan digoncangkan Bumi dengan segoncang-goncangnya dan terbuka kuburan manusia. Kemudian keluarlah semua manusia dari kuburnya dalam keadaan hidup. Alloh Subhanahu wa Ta'ala berfirman dalam Surat
Previous Halaqah 7 – Bab 1 Ikhlas dan Menghadirkan Niat ~ Pembahasan Al-Qur’an Surah Al-Hajj Ayat 37 dan Surah Ali-‘Imran Ayat 29 Next Halaqah 27 – Beriman Kepada Allah ~ Poin-Poin Beriman Kepada Allah Yang Terkandung Di Dalam Al-Qur’an Surah Al-Hasyr Ayat 22 sampai 24 Bagian 2
Halaqah yang ke-65 dari Silsilah ‘Ilmiyah Berimān kepada hari akhir adalah tentang “Derajat-derajat Al Jannah atau Surga”. Al-Jannah memiliki derajat yang banyak dan para penduduknya memiliki derajat yang berbeda, sesuai dengan kadar imān dan taqwa mereka. وَمَن يَأۡتِهِۦ مُؤۡمِنً۬ا قَدۡ عَمِلَ
1. Islam. Orang yang kafir tidak diperintah untuk berhaji, sehingga dia masuk ke dalam agama islam. Seandainya dia berhaji sebelum masuk islam maka hajinya tidak diterima. Allah berfirman: 2. Berakal. Orang yang gila tidak diwajibkan untuk berhaji, seandainya dia berhaji dalam keadaan tidak berakal maka haji nya tidak sah. Rasulullah salallahu
yrQe.
hsi 7 halaqah 10